April 3 2016

Yamaha AEROX Jarang Terlihat, Terlalu Cepat Di Bilang Kurang Laku

Terlalu premature memang jika kita bilang jika yamaha aerox ora laku, sepi peminat bahkan menjadi produk gagal. Karena sesungguhnya motor ini brojol masih hitungan bulan, jika boleh di simpulkan laku atau enggaknya motor yang di jual bisa terlihat jelas di 3 bulan pertama. Sejak di perkenalkan bulan januari awal tahun kemarin, praktis motor ini sudah berjalan di angka 3 bulanan, estimasinya jika memang banyak peminat, semenjak awal / minggu pertama di luncurkan pasti kran order udah di buka, malah motor ini nyolong start di jual terlebih dahulu baru di perkenalkan. Estimasinya butuh waktu sebulan (paling lama) untuk motor ini ngaspal di jalanan. Why? ya karena plat nopol + stnk kluar paling lama sebulan, tetapi ada juga yang 2-3 bulan baru turun.

yamaha aerox 125

So di bulan ketiga ini logikanya kita dah bisa ngeliat Aerox wara wiri di jalan, karena sebagian buyer yang beli niy motor di bulan januari akhir udah mendapatkan unitnya, dan di februari akhir dah punya Plat nopol sama STNK..ya tinggal ngaspal toh.. Tapi sayangya di tempat ane, atau di wilayah yang sering ane wara wiri (Jaktim,Jakpus,Jakut), gak sebiji pun..trakhir liat lagi di atas pick up buad di anter ke konsumen, mungkin juga ane lagi sial bin apes gk pernah liat tuh motor di jalan..wkwkwkkwkw,

Sebenarnya motor ini jika dilihat secara kasat mata cukup menarik ganbro, perpaduan desain serta bentuk yang fresh bisa di jadikan nilai lebihnya. Tengok aja bentuk buritan macam NVL, Batok & Stang adaptasi dari Xride, Velg belakang lebar macem Xride/Soul GT, Headlamp LED, dan selebihnya menggunakan garis desain totally new, cm Shroud aja yang kurang enak di liat (pendapet pribadi). Mungkin bagi sebagian orang yang sering mantau di internet udah ketimbang kecewa sama niy motor, bukan apa” gan bro…secara jualan utama dari Aerox versi Indonesia ini adalah performanya, Aerox 125LC bermesin 4-stroke 125cc Liquid Cooled dan powerful dengan daya maksimum 8,4kW (11,2PS) / 9000 rpm. Tentu tarikannya bukan kayak metic biasa di kelasnya. Hanya saja mengapa mesin yang sudah sedemikian bagus masih menggunakan teknologi Injeksi terdahulu (JETFI) ketimbang teknologi Yamaha terkini (BlueCore), Lho piye? tentu Bukan tanpa alasan YIMM membenamkan teknolgi JET-FI ke sistem pengabutan AEROX, karena mereka percaya jika mengejar performa tinggi, maka BlueCore bukan pilihan yang cocok. Mahfum saja karena teknologi blueCore yamaha lebih di tujukan untuk Efisiensi Bahan Bakar, bukan di sektor performa..dari sudut pandang Marketing ini bakal merugikan, karena mereka harus jualan teknologi usang, namun apa mau di kata karena realtinya demikian. Andai saja mesinnya Aerox menganut VVA nya NMAX, mungkin bisa lebih menjual dan menjaring minat konsumen, dan valuenya pun akan ter’kerek naik..Padahal ini motor di produksi 120ribu unit pertahun dengan hitungan kasar 10ribu tiap bulannya, tentunya bukan jumlah yang kecil mengingat ini motor positioning nya agak” nyerempet sama XeonGT dengan bandrol 18 jutaan

Sepertinya bakal jadi PR berat buad team marketing Yamaha, YIMM kudu ubah ke strategi yang lebih jitu…secara untuk membuat motor ini di kenal oleh masyarakat luas gak gampang..nama besar Yamaha gak menjamin motor ini bisa laris manis, secara untuk kelas metik, hampir semua lini di kuasai oleh Honda. Sekarang tinggal lihat angka penjualannya di semester pertama 2016 apakah akan menggembirakan?


Tags: ,
Copyright 2017 By WRDBLOG. All rights reserved.

Posted April 3, 2016 by wrdblog in category "matic

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *