Modifikasi yamah Lexi : Pasang Top Box Biar Makin Fungsional

Alrite ganbroooo…uweeeeh akhirnya bisa update lapak lagih, setelah lebih dari 2 bulan di sibukan dengan rutinitas dan kerjaan kantor..maka baru sekarang bisa bikin content lagi buat blog. Well artikel kali ini masih seputar modifikasi ringan Yamaha lexi, ya ini artikel lanjutan dari artikel-artikel sebelumya yang udah ane posting.

Top Box Lexi

Nah di artikel kali ini ane mau bahas lagi beberapa hal yang telah ane lakukan terhadap tunggangan harian ane. Jadi beberapa hari terakhir sebenarnya ane cukup sibuk berburu beberapa parts untuk menunjang YangLex agar dapat lebih oke dan nyaman sesuai dengan kebutuhan.

Beberapa parts tambahan yang ane ingin aplikasikan seperti :

Breket Top Box

Nah, jadine bulan depan..tepatnya Januari, awal minggu pertama ane ada jadwal mau touring sama temen kantor ke daerah Puncak..gak jauh-jauh karena memang hanya sekedar touring biasa aja gaesss. Di karenakan juga biasanya logistic yang ane bawa banyak, maka ane berinisiatif untuk bisa memaksimalkan TopBox belakang ane yang nganggur di rumah.

Nah agar bisa di aplikasikan ke Lexi maka hal pertama yang ane cari adalah Breketnya dulu.. ada 2 pilihan jenis breket yang bisa di pasang PNP pada lexi, yakni tipe HR dan Monorack biasa..tentunya ane lebih pilih yang monorack donk, karena memang gak ada plan mau tambah side box untuk kedepannya. Untuk pilihan monorack ada dari Brand SHAD dan homemade buatan dalam negeri. Tentu saja kualitas dari 2 breket ini berbeda, baik dari sisi material, finishing hingga harganya yang bisa dibilang selisih 2x lipat.

Karena gak pengen kecewa soal urusan kualitas dan kepresisian pemasangan breketnya..maka ane memilih brand yang udah cukup tenar di kalangan boxer roda dua..yakni SHAD. Lagi-lagi karena gak sempet berburu langsung ke toko, maka ane memanfaatkan fungsi dari smartphone saja dari kantor. Cukup pesen online, tinggal cari..bayar lalu barangpun di kirim….

breket box lexi shad 2

Gak lama barang pun tiba….well langsung unboxing ganbro. Bisa dibilang impresi pertama melihat ini breket adalah sangat berkualitas!!! Baik dari sisi material hingga finishingnya bisa dibilang sebanding dengan harga yang di keluarkan. Tentunya cukup berbeda jauh dengan breket top box HomeMade yang beredar luas di pasaran. Material batang besi yang digunakan adalah pipa tubular dengan shape kotak, terasa kokoh, ringan namun rigit.

breket box lexi shad

Untuk pemasangan tidak ada kendala berarti, meskipun di awal” ane cukup kesulitan karena lubang pada breket di buat agak lebih oval, bukan lingkaran..hal ini menyebabkan pemasangan jadi butuh insting lebih karena kita harus menyeting agar posisi breket bisa lebih center antara kiri dan kanan.

Selesai pasang breket , langsung ngatur posisi base plate…pada fase ini sebenarnya merasa cukup kesulitan, karena lubang baseplate box dengan plate breket ternyata tidak selaras. Jadi sellernya sendiri bilang, jika memang lubang tak selaras harus membuat lubang baru di plate breketnya…waduuuuh, tapi yasudlah karena ane lagi gk ada waktu..jadinya harus ngakalin sedikit demi sedikit biar posisi baseplate beserta baut-bautnya bisa masuk dengan sempurna..setelah berkutat dengan posisi yang di inginkan, akhirnya bisa juga kepasang base platenya tanpa harus bor-bor an

Top Box Lexi 2

Langsung fiting Top Box, dan hasilnya…cukup Oke,bini pun ane suruh langsung tes duduk hingga dengan posisi paling mundur sampai menyentuh box..dan impresi dari bini ane juga bilang enak lebih nyaman karena badan bisa rebah di topang oleh bantalan backrest pada box.

Next?????

Ganti Shockbreaker, Lagi!!!

Nah inilah pergantian parts yang sebenarnya bikin ane sedikit dilemma, seperti yang ganbro ketahui…ane sendiri sebenarnya belum begitu lama mengganti shockbreaker standar dengan shock aftermarket merk Vrossi..Lalu mengapa sekarang harus di ganti lagi???

Jadi sebenarnya shock vrossi ini cukup memuaskan performanya buat ane, baik dari sisi rebound dan durabilitasnya cukup oke. Tetapi yang bikin ane cukup bikin pusying adalah gejala jedag jedugnya yang lumayan bikin bini stress. Why??? Shock vrossi ini bisa dibilang mempunyai karakter rebound yang cukup smooth dan empuk, alias kenyal ketika solo riding.

shock vrossi tabung

Namun justru hal inilah yang membuat shock besutan Vrossi ini jadi lebih inferior ketika sedang boncengan berdua dan berempat sama bocah-bocah..terasa sekali bantingan jedag jedug yang bikin perut bini ane sakit. Hingga pada suatu ketika, ane gak tega…alhasil?? Ya balik lagi standarrrrrrrrrrrrrrrr

Setelah balik standar, ane mulai hunting lagi kesana kemari mencari shock breker yang sesuai dengan kebutuhan ane beserta keluarga..nah kali ini kandidatnya jatuh pada YSS, RCB dan KTC. Ketiga jenis shock  tadi bisa dibilang mempunyai kualitas, kenyamanan dan bandrol harga yang gak berbeda-beda jauh..lantas bagaimana soal performanya?? Ane sendiri kurang paham, karena memang harus merasakannya langsung di motor, hadeh gk ada input nih takut kasus nge’Jedug kembali terulang…jadinya malah gak yakin.

Yasud sembari iseng akhirnya ane browsing-browsing lagi cari alternative lain dari ke 3 merk di atas, maka di dapatkanlah jenis shock yang sesuai dengan kebutuhan ane, yak tak lain dan tak bukan adalah Shockbreaker Subtank Lexi S….

Ya, akhirnya ane memilih shockbreaker tabung milik Lexi S sebagai pilihan teratasssssss. Mengapa dari 3 merk after market tadi gk ada satupun yang nyangkut?? Bukan soal harga bukan pula soal urusan selera…Cuma masalahnya adalah kebutuhan!

Shock standar bisa dibilang memenuhi semua kriteria yang  ane butuhkan ketika sedang berboncengan dengan bini dan anak..namun ketika di pakai sendiri maka shock standar menjadi keras seperti batu. Namun ya memang beginilah karakter shock Matic Yamaha pada umumnya, level reboundnya memang di buat lebih keras demi mengejar kestabilan ketika menikung, dan mengejar kenyamanan ketika sedang berboncengan dengan bobot yang lebih berat.

Alhasil ane gak ragu lagi untuk memilih Shock Tipe S sebagai pengganti yang sepadan, maka gak pakai lama..ane langsung pesan shock tipe S melalui website online terbesar di Indonesia. Langsung pesan, dan di hari yang sama barang di antar.

shock lexi s

Setelah sampai, langsung unboxing…………..karena ane sampai sekarang belum ada waktu untuk ke bengkel lagi, paling week end baru ane bisa pasang sendiri..jadinya di tunggu aja artikel selanjutnya ganbro………..

Ciaooooooooooooo

Leave a Reply